PENTING Untuk menakar bahan-bahan, saya menggunakan US standard measuring cups (1 cup = 240ml, 1sdm = 15ml) atau timbangan digital. Untuk hasil maksimal, gunakanlah peralatan standard untuk baking (measuring cups/timbangan dapur digital), jangan sendok makan atau gelas minum karena beda design sudah pasti takarannya berbeda. SHARING boleh, MALING ga boleh dong yaa. Stop pencurian konten, jadilah orang yang bangga akan karya sendiri, jangan cuma jiplak mentah alias copy-paste dari blog orang lain. Jika postingan ini bermanfaat dan Anda suka, silahkan share dengan cara klik tombol sosial media (facebook, whatsapp, G+, twitter, pinterest, dll) yang ada di blog ini tanpa mengkopi dan mengupload ulang konten dari sini ke blog atau sosial media milik Anda.
May 29, 2016
Cara Membersihkan Gilingan Mie
Cara membersihkan gilingan mie atau yang biasa disebut dengan ampia, empia, gilingan molen, gilingan pasta, gilingan kue bawang/keripik bawang.
PENTING Untuk menakar bahan-bahan, saya menggunakan US standard measuring cups (1 cup = 240ml, 1sdm = 15ml) atau timbangan digital. Untuk hasil maksimal, gunakanlah peralatan standard untuk baking (measuring cups/timbangan dapur digital), jangan sendok makan atau gelas minum karena beda design sudah pasti takarannya berbeda. SHARING boleh, MALING ga boleh dong yaa. Stop pencurian konten, jadilah orang yang bangga akan karya sendiri, jangan cuma jiplak mentah alias copy-paste dari blog orang lain. Jika postingan ini bermanfaat dan Anda suka, silahkan share dengan cara klik tombol sosial media (facebook, whatsapp, G+, twitter, pinterest, dll) yang ada di blog ini tanpa mengkopi dan mengupload ulang konten dari sini ke blog atau sosial media milik Anda.
PENTING Untuk menakar bahan-bahan, saya menggunakan US standard measuring cups (1 cup = 240ml, 1sdm = 15ml) atau timbangan digital. Untuk hasil maksimal, gunakanlah peralatan standard untuk baking (measuring cups/timbangan dapur digital), jangan sendok makan atau gelas minum karena beda design sudah pasti takarannya berbeda. SHARING boleh, MALING ga boleh dong yaa. Stop pencurian konten, jadilah orang yang bangga akan karya sendiri, jangan cuma jiplak mentah alias copy-paste dari blog orang lain. Jika postingan ini bermanfaat dan Anda suka, silahkan share dengan cara klik tombol sosial media (facebook, whatsapp, G+, twitter, pinterest, dll) yang ada di blog ini tanpa mengkopi dan mengupload ulang konten dari sini ke blog atau sosial media milik Anda.
Oatmeal Chocolate Cake
Resep oatmeal chocolate cake.
PENTING Untuk menakar bahan-bahan, saya menggunakan US standard measuring cups (1 cup = 240ml, 1sdm = 15ml) atau timbangan digital. Untuk hasil maksimal, gunakanlah peralatan standard untuk baking (measuring cups/timbangan dapur digital), jangan sendok makan atau gelas minum karena beda design sudah pasti takarannya berbeda.
SHARING boleh, MALING ga boleh dong yaa. Stop pencurian konten, jadilah orang yang bangga akan karya sendiri, jangan cuma jiplak mentah alias copy-paste dari blog orang lain. Jika postingan ini bermanfaat dan Anda suka, silahkan share dengan cara klik tombol sosial media (facebook, whatsapp, G+, twitter, pinterest, dll) yang ada di blog ini tanpa mengkopi dan mengupload ulang konten dari sini ke blog atau sosial media milik Anda.
PENTING Untuk menakar bahan-bahan, saya menggunakan US standard measuring cups (1 cup = 240ml, 1sdm = 15ml) atau timbangan digital. Untuk hasil maksimal, gunakanlah peralatan standard untuk baking (measuring cups/timbangan dapur digital), jangan sendok makan atau gelas minum karena beda design sudah pasti takarannya berbeda.
SHARING boleh, MALING ga boleh dong yaa. Stop pencurian konten, jadilah orang yang bangga akan karya sendiri, jangan cuma jiplak mentah alias copy-paste dari blog orang lain. Jika postingan ini bermanfaat dan Anda suka, silahkan share dengan cara klik tombol sosial media (facebook, whatsapp, G+, twitter, pinterest, dll) yang ada di blog ini tanpa mengkopi dan mengupload ulang konten dari sini ke blog atau sosial media milik Anda.
May 24, 2016
3 AM Chocolate Cake - Vegetarian friendly & Gluten Free
Sesuai dengan namanya, cake ini memang dibuat pada jam 3 pagi untuk memenuhi chocolate craving yang menyerang tiba-tiba.
May 21, 2016
May 19, 2016
Tropical Smoothie
Minuman segar dari paduan buah-buahan tropis ditambah efek semriwing dari daun mint. Nikmat sekali dinikmati saat cuaca sedang panas atau kapanpun Anda ingin minuman segar.
PENTING Untuk menakar bahan-bahan, saya menggunakan US standard measuring cups (1 cup = 240ml, 1sdm = 15ml) atau timbangan digital. Untuk hasil maksimal, gunakanlah peralatan standard untuk baking (measuring cups/timbangan dapur digital), jangan sendok makan atau gelas minum karena beda design sudah pasti takarannya berbeda. SHARING boleh, MALING ga boleh dong yaa. Stop pencurian konten, jadilah orang yang bangga akan karya sendiri, jangan cuma jiplak mentah alias copy-paste dari blog orang lain. Jika postingan ini bermanfaat dan Anda suka, silahkan share dengan cara klik tombol sosial media (facebook, whatsapp, G+, twitter, pinterest, dll) yang ada di blog ini tanpa mengkopi dan mengupload ulang konten dari sini ke blog atau sosial media milik Anda.
PENTING Untuk menakar bahan-bahan, saya menggunakan US standard measuring cups (1 cup = 240ml, 1sdm = 15ml) atau timbangan digital. Untuk hasil maksimal, gunakanlah peralatan standard untuk baking (measuring cups/timbangan dapur digital), jangan sendok makan atau gelas minum karena beda design sudah pasti takarannya berbeda. SHARING boleh, MALING ga boleh dong yaa. Stop pencurian konten, jadilah orang yang bangga akan karya sendiri, jangan cuma jiplak mentah alias copy-paste dari blog orang lain. Jika postingan ini bermanfaat dan Anda suka, silahkan share dengan cara klik tombol sosial media (facebook, whatsapp, G+, twitter, pinterest, dll) yang ada di blog ini tanpa mengkopi dan mengupload ulang konten dari sini ke blog atau sosial media milik Anda.
May 15, 2016
Cara Mengetes Baking Powder, Baking Soda, & Cream Of Tartar Masih Aktif Atau Tidak
Artikel kali ini pastinya sesuai judul dong ya, Cara Mengetes Baking Powder, Baking Soda, & Cream Of Tartar Masih Aktif Atau Tidak. Kalau yang mau tau cara mengetes apakah mantan masih care, berarti Anda nyasar, salah baca artikel hehe.
Kalau yang frekuensingacak-ngacak & ngotorin dapur bakingnya sangat sering sih pasti jarang mengalami punya baking powder, baking soda, atau cream of tartar yang tidak fresh karena BTP tersebut sering dipakai dan akan selalu tergantikan stocknya dalam jangka waktu tertentu. Nah..., kalau yang ke dapur untuk baking cuma saat kepepet ada waktu luang dikarenakan kesibukan yang gileee pake banget (ekhem contohnya para wanita karier masa kini alias emak² owner online shop huahaha) kadang mengalami yang namanya gagal bikin kue karena BTPnya sudah tidak aktif lagi, fungsinya menurun bahkan hilang samasekali. Ehhh ngomong-ngomong BTP disini adalah singkatan dari bahan tambahan pangan ya.
Jangan salah, meskipun masa kadaluarsa yang tertera pada kemasannya masih cukup lama, tetapi cara penyimpanan dan seberapa apiknya kita saat menggunakan BTP tersebut juga berpengaruh pada shelf life alias masa layak guna. Kalau misalnya Anda menggunakan sendok yang basah atau sudah digunakan untuk mengambil bahan lainnya dan sisa bahan tersebut masuk ke dalam wadah 3 BTP yang sedang kita bicarakan ini, sudah pasti ada reaksi yang menyebabkan rusaknya atau menurunnya fungsi BTP tersebut. Kesalahan yang paling sering terjadi sih lupa nutup wadah atau membiarkan wadah BTP terbuka sangat lama, kadang bahkan ada yang kelupaan sampai 2 minggu dan bilang
"oooh iyaaa lupa, belum nutup wadah baking powder! Ya ampun, udah jadi baking stone gini, bukan baking powder lagi, padahal cuma kelupaan 2 minggu doang".
Oke deh sekarang kita check out satu persatu cara untuk mengetes 3 jenis BTP yang sedang kita bahas ini, dimulai dari baking soda dulu. Caranya gam to the pang alias gampang, kita cukup menyediakan: segelas air, perasan lemon atau jeruk nipis atau kalau mau pakai distilled vinegar juga boleh ya, pokoknya yang mengandung asam ya karena si baking soda kan sifatnya basa makanya dia butuh asam untuk berreaksi (hayooooo masih ingat dong pelajaran kimia dasar tentang asam & basa? Siapa yang pas pelajaran kimia malah tidur atau bolos? hahay dikiranya jadi emak-emak ngga butuh ngerti ilmu kimia kali...), dan pastinya sediakan baking soda yang mau ditest dong ya. Peralatannya cuma gelas bening dan sendok/sumpit untuk mengaduk. Buat larutan asam dengan mencampurkan air dan perasan lemon, lalu masukkan deh si baking soda dan aduk sebentar ±3 putaran aja (putaran dalam gelas, bukan putaran sirkuit Sentul!), lihat... kalau ada reaksi berupa gelembung-gelembung berarti itu baking soda masih oke, silahkan dipakai dan pastikan nyimpannya rapat ya. Kalau ternyata reaksinya datar, diam saja dan bahkan tidak mau membalas pesan di whatsapp selama 3 hari berturut-turut, berarti itu waktunya untuk move on.
Sekarang kita bahas tentang cara mengecheck alias mengetes baking powder apakah masih layak pakai atau tidak. Caranya hampir sama seperti baking soda, tapi ini sedikit lebih simple karena dalam baking powder sudah ada campuran asam dan basa sehingga baking powder hanya butuh bantuan air saja untuk aktivasinya. Iya, tau, pasti mau nanya baking powder itu isinya campuran apa saja kan? Iya kan? Penasaran kaaaan? Ahayyy, sini dibisikin, baking powder itu isinya adalah cream of tartar ditambah dengan baking soda, dan biasanya ada satu lagi bahan lain yang mengandung asam. Satu bahan yang lain itu bisa berbeda-beda tergantung baking powdernya merek apa, tapi pada umumnya sih bahan tambahan ke-tiga ini berupa tepung maizena alias pati jagung (bukan tepung jagung lho ya, beda).
Waktunya beraksi! Yuk siapkan segelas air hangat kuku (kaya untuk mandiin bayi lhooo hangatnya), baking powder dan sendok. Cukup masukkan saja si baking powder ke air hangat dan lihat, apakah ada reaksinya atau tidak. Reaksinya ngga seheboh baking soda tapi ada efek ngaburujus kalau kata mama saya sih, atau fizzing kalau di bahasa kampungnya my ayang mbeb. Duh, ini bahasa Indonesia yang baik dan benarnya apa ya? Bergelembung kecil lah ya pokoknya.
Baking soda aman, baking powder ok, sekarang waktunya cream of tartar (CTT) untuk menjalani test. Sekali lagi, siapkan segelas air, siapkan juga baking soda yang masih aktif, dan CTT. Menurut para saksi, CTT kalau ketemu baking soda suka heboh gitu, nah... Kalau dalam gelas Anda tidak ada reaksi heboh saat kedua bubuk ini bertemu, berarti Anda harus beli CTT baru.
Bagaimana? Sudah bisa ya cara mengetahui apakah 3 jenis BTP tersebut masih layak digunakan atau tidak dengan melakukan tes sederhana dengan segelas air. Jangan lupa untuk selalu menggunakan sendok kering saat mengambil BTP tersebut dari tempatnya atau pilihlah kemasan praktis yang ada lubang taburnya. Simpanlah BTP dengan baik, terhindar dari cahaya & panas langsung, pastikan wadahnya kedap dan bersih. Dari hal-hal kecil tapi penting seperti inilah keberhasilan Anda memasak atau bikin kue dimulai.
PERHATIAN
Untuk menakar bahan-bahan, saya menggunakan US standard measuring cups (1 cup = 240ml, 1sdm = 15ml) atau timbangan digital. Untuk hasil maksimal, gunakanlah peralatan standard untuk baking (measuring cups/timbangan dapur digital), jangan sendok makan atau gelas minum karena beda design sudah pasti takarannya berbeda.
Belum punya measuring cups dan aneka perlengkapan dapur yang simple tapi penting? Ehhh jangan sedih, ada solusi mudah --> beli aja di saya, boleh lhooo dicheck facebook & instagramnya atau kalau mau langsung ke LINE juga boleh hahahaha (teteup deh ah usaha mancing enquiry), siapatau ada rejekinya hihi.
Like Facebook page Recipes by Rina & klik join di blog ini untuk mendapatkan aneka update terbaru. Have a great time in your kitchen, I'll see you again in another post (when I feel like writing).
Kalau yang frekuensi
Jangan salah, meskipun masa kadaluarsa yang tertera pada kemasannya masih cukup lama, tetapi cara penyimpanan dan seberapa apiknya kita saat menggunakan BTP tersebut juga berpengaruh pada shelf life alias masa layak guna. Kalau misalnya Anda menggunakan sendok yang basah atau sudah digunakan untuk mengambil bahan lainnya dan sisa bahan tersebut masuk ke dalam wadah 3 BTP yang sedang kita bicarakan ini, sudah pasti ada reaksi yang menyebabkan rusaknya atau menurunnya fungsi BTP tersebut. Kesalahan yang paling sering terjadi sih lupa nutup wadah atau membiarkan wadah BTP terbuka sangat lama, kadang bahkan ada yang kelupaan sampai 2 minggu dan bilang
"oooh iyaaa lupa, belum nutup wadah baking powder! Ya ampun, udah jadi baking stone gini, bukan baking powder lagi, padahal cuma kelupaan 2 minggu doang".
Oke deh sekarang kita check out satu persatu cara untuk mengetes 3 jenis BTP yang sedang kita bahas ini, dimulai dari baking soda dulu. Caranya gam to the pang alias gampang, kita cukup menyediakan: segelas air, perasan lemon atau jeruk nipis atau kalau mau pakai distilled vinegar juga boleh ya, pokoknya yang mengandung asam ya karena si baking soda kan sifatnya basa makanya dia butuh asam untuk berreaksi (hayooooo masih ingat dong pelajaran kimia dasar tentang asam & basa? Siapa yang pas pelajaran kimia malah tidur atau bolos? hahay dikiranya jadi emak-emak ngga butuh ngerti ilmu kimia kali...), dan pastinya sediakan baking soda yang mau ditest dong ya. Peralatannya cuma gelas bening dan sendok/sumpit untuk mengaduk. Buat larutan asam dengan mencampurkan air dan perasan lemon, lalu masukkan deh si baking soda dan aduk sebentar ±3 putaran aja (putaran dalam gelas, bukan putaran sirkuit Sentul!), lihat... kalau ada reaksi berupa gelembung-gelembung berarti itu baking soda masih oke, silahkan dipakai dan pastikan nyimpannya rapat ya. Kalau ternyata reaksinya datar, diam saja dan bahkan tidak mau membalas pesan di whatsapp selama 3 hari berturut-turut, berarti itu waktunya untuk move on.
Sekarang kita bahas tentang cara mengecheck alias mengetes baking powder apakah masih layak pakai atau tidak. Caranya hampir sama seperti baking soda, tapi ini sedikit lebih simple karena dalam baking powder sudah ada campuran asam dan basa sehingga baking powder hanya butuh bantuan air saja untuk aktivasinya. Iya, tau, pasti mau nanya baking powder itu isinya campuran apa saja kan? Iya kan? Penasaran kaaaan? Ahayyy, sini dibisikin, baking powder itu isinya adalah cream of tartar ditambah dengan baking soda, dan biasanya ada satu lagi bahan lain yang mengandung asam. Satu bahan yang lain itu bisa berbeda-beda tergantung baking powdernya merek apa, tapi pada umumnya sih bahan tambahan ke-tiga ini berupa tepung maizena alias pati jagung (bukan tepung jagung lho ya, beda).
Waktunya beraksi! Yuk siapkan segelas air hangat kuku (kaya untuk mandiin bayi lhooo hangatnya), baking powder dan sendok. Cukup masukkan saja si baking powder ke air hangat dan lihat, apakah ada reaksinya atau tidak. Reaksinya ngga seheboh baking soda tapi ada efek ngaburujus kalau kata mama saya sih, atau fizzing kalau di bahasa kampungnya my ayang mbeb. Duh, ini bahasa Indonesia yang baik dan benarnya apa ya? Bergelembung kecil lah ya pokoknya.
Baking soda aman, baking powder ok, sekarang waktunya cream of tartar (CTT) untuk menjalani test. Sekali lagi, siapkan segelas air, siapkan juga baking soda yang masih aktif, dan CTT. Menurut para saksi, CTT kalau ketemu baking soda suka heboh gitu, nah... Kalau dalam gelas Anda tidak ada reaksi heboh saat kedua bubuk ini bertemu, berarti Anda harus beli CTT baru.
Bagaimana? Sudah bisa ya cara mengetahui apakah 3 jenis BTP tersebut masih layak digunakan atau tidak dengan melakukan tes sederhana dengan segelas air. Jangan lupa untuk selalu menggunakan sendok kering saat mengambil BTP tersebut dari tempatnya atau pilihlah kemasan praktis yang ada lubang taburnya. Simpanlah BTP dengan baik, terhindar dari cahaya & panas langsung, pastikan wadahnya kedap dan bersih. Dari hal-hal kecil tapi penting seperti inilah keberhasilan Anda memasak atau bikin kue dimulai.
PERHATIAN
Untuk menakar bahan-bahan, saya menggunakan US standard measuring cups (1 cup = 240ml, 1sdm = 15ml) atau timbangan digital. Untuk hasil maksimal, gunakanlah peralatan standard untuk baking (measuring cups/timbangan dapur digital), jangan sendok makan atau gelas minum karena beda design sudah pasti takarannya berbeda.
Belum punya measuring cups dan aneka perlengkapan dapur yang simple tapi penting? Ehhh jangan sedih, ada solusi mudah --> beli aja di saya, boleh lhooo dicheck facebook & instagramnya atau kalau mau langsung ke LINE juga boleh hahahaha (teteup deh ah usaha mancing enquiry), siapatau ada rejekinya hihi.
Like Facebook page Recipes by Rina & klik join di blog ini untuk mendapatkan aneka update terbaru. Have a great time in your kitchen, I'll see you again in another post (when I feel like writing).
May 10, 2016
Pisang Goreng Golden Coins
Request bocil markocil pagi ini. Resepnya sih sederhana, tapi siapa tau bisa jadi ide untuk sarapan atau cemilan.
Pisang Goreng Golden Coins
www.recipesbyrina.com
Bahan²:
Cara membuat:
Mudah ya...
Untuk yang bingung cari ide bikin cemilan, bisa coba resep ini.
#resepmudah #recipesbyrina #pisanggoreng #cemilan #resepcemilan #resepsarapan #olahanpisang #resepsimple #reseppemula
SHARING boleh, MALING ga boleh dong yaa. Stop pencurian konten, jadilah orang yang bangga akan karya sendiri, bukan hasil curian. Jika postingan ini bermanfaat dan Anda suka, silahkan share dengan cara klik tombol sosial media (facebook, whatsapp, G+, twitter, pinterest, dll) yang ada di blog ini tanpa mengkopi dan mengupload ulang konten dari sini ke blog atau sosial media milik Anda.
Pisang Goreng Golden Coins
www.recipesbyrina.com
Bahan²:
- 3 pisang tanduk matang sedang
- 1 bungkus tepung pisang goreng vanilla
- 2 sdm susu bubuk vanilla
- Air secukupnya untuk melarutkan tepung
- Topping sesuai selera
Cara membuat:
- Campur tepung, susu bubuk, & air, lalu buat adonan kental.
- Iris² pisang seperti koin, masukkan dalam adonan tepung, aduk rata.
- Siapkan minyak untuk menggoreng. Goreng pisang perkeping sampai keemasan, angkat & tiriskan.
- Tata di piring saji, beri topping sesuai selera. Siap disajikan.
Mudah ya...
Untuk yang bingung cari ide bikin cemilan, bisa coba resep ini.
#resepmudah #recipesbyrina #pisanggoreng #cemilan #resepcemilan #resepsarapan #olahanpisang #resepsimple #reseppemula
SHARING boleh, MALING ga boleh dong yaa. Stop pencurian konten, jadilah orang yang bangga akan karya sendiri, bukan hasil curian. Jika postingan ini bermanfaat dan Anda suka, silahkan share dengan cara klik tombol sosial media (facebook, whatsapp, G+, twitter, pinterest, dll) yang ada di blog ini tanpa mengkopi dan mengupload ulang konten dari sini ke blog atau sosial media milik Anda.
May 8, 2016
Oats & Mixed Seeds Protein Pancake (Gluten Free, High Protein, Low Calories)
Protein pancakes, menu sarapan sehat berenergi. Bebas gluten & gula, rendah kalori, tinggi protein, kaya omega 3. Cocok sebagai muscles recovery food untuk yang rajin olah raga atau yang mau makan enak tapi ngga khawatir nambah timbunan lemak. Lembut banget tekturnya dan setiap gigitan penuh nutrisi bermanfaat bagi tubuh.
Pancake ini menu diet high protein lho. Hmmm..., kalau sekedar dibilang menu sehat pasti ngga ada yang lirik ni resep, tapi kalau dibilang ini menu diet pasti langsung pada tertarik, ya ngga? Karena diet biasanya disalah artikan dengan kepingin kurus, padahal diet itu ya artinya berpantang atau dalam pola makan tertentu yang biasanya dikarenakan alasan kesehatan maupun kepercayaan, bukan berarti berhenti makan atau bikin badan tersiksa kelaparan ya. Anda cuma makan makanan halal? Itu halal diet namanya. Anda gluten intolerant? Berarti harus menjalani gluten free diet. Apakah orang yang cuma makan makanan halal & bebas gluten menjalani dietnya karena kepingin kurus??? Ngga kaaaan... Nah, makanya mulai sekarang kalau dengar kata diet jangan langsung mikir "kurus", apalagi mikirin hilang 5kg seminggu (sumpah ini ngga sehat banget karena sebenarnya yang hilang adalah berat air dan massa otot, rela punya badan kurus tapi merusak tubuh dari dalam dan akhirnya jadi gampang penyakitan??).
Oats & Mixed Seeds Protein Pancake
by Rina Laurence
Bahan-bahan:
Notes:
PENTING:
Ingat, pancakes ini mungkin tidak cantik, tapi kandungan gizinya jauh lebih baik dari pancake yang biasa. Menu sarapan ini cocok banget untuk yang ingin lebih fit dan menjaga berat badan karena kandungan proteinnya bikin kenyang lebih lama sehingga rasa lapar tidak cepat datang. Percaya deh, menjaga berat badan itu caranya dengan mengganti bahan-bahan makanan Anda dengan yang lebih sehat, bukannya malah nyiksa diri dengan ngurangin atau ngga makan sama sekali. Kalau Anda masih dalam pola diet yang bikin kelaparan, bertobatlah sebelum organ dalam Anda rusak karena kurang asupan gizi. Serius nih... Daripada maksa kurus ternyata jadi penyakitan, lebih baik ganti pola makan ke yang lebih sehat.
Keep being healthy, don't starve your body.
Be lean & strong not skinny!
Harap selalu diingat bahwa CUPS yang digunakan dalam setiap postingan Recipes by Rina adalah measuring cups khusus untuk baking dengan ukuran standard Amerika Serikat (cirinya: 1 cup = 240ml, 1 sdm = 15ml). Jika Anda tidak menggunakan measuring cups yang sama, maka silahkan ikuti takaran metricnya saja (takaran dalam gr, ml, L, dll.). Untuk hasil maksimal, sebisa mungkin JANGAN gunakan sendok makan atau gelas minum karena sudah pasti takarannya berbeda dari perlengkapan standard untuk baking.
SHARING boleh, MALING ga boleh dong yaa. Stop pencurian konten, jadilah orang yang bangga akan karya sendiri, bukan hasil curian. Jika postingan ini bermanfaat dan Anda suka, silahkan share dengan cara klik tombol sosial media (facebook, whatsapp, G+, twitter, pinterest, dll) yang ada di blog ini tanpa mengkopi dan mengupload ulang konten dari sini ke blog atau sosial media milik Anda.
Pancake ini menu diet high protein lho. Hmmm..., kalau sekedar dibilang menu sehat pasti ngga ada yang lirik ni resep, tapi kalau dibilang ini menu diet pasti langsung pada tertarik, ya ngga? Karena diet biasanya disalah artikan dengan kepingin kurus, padahal diet itu ya artinya berpantang atau dalam pola makan tertentu yang biasanya dikarenakan alasan kesehatan maupun kepercayaan, bukan berarti berhenti makan atau bikin badan tersiksa kelaparan ya. Anda cuma makan makanan halal? Itu halal diet namanya. Anda gluten intolerant? Berarti harus menjalani gluten free diet. Apakah orang yang cuma makan makanan halal & bebas gluten menjalani dietnya karena kepingin kurus??? Ngga kaaaan... Nah, makanya mulai sekarang kalau dengar kata diet jangan langsung mikir "kurus", apalagi mikirin hilang 5kg seminggu (sumpah ini ngga sehat banget karena sebenarnya yang hilang adalah berat air dan massa otot, rela punya badan kurus tapi merusak tubuh dari dalam dan akhirnya jadi gampang penyakitan??).
Oats & Mixed Seeds Protein Pancake
by Rina Laurence
Bahan-bahan:
- 2 putih telur ukuran besar
- 2½ sdm whey protein concentrate
- ⅓ cup rolled oats
- 2 sdm mixed seeds
- 2 sdm kelapa parut kering
- Stevia secukupnya (atau pemanis lain)
- ⅛ sdt pure baking soda
- 1 buah pisang, potong
- 1 sdt black chia seeds
- Campur oats & mixed seeds, haluskan sampai jadi tepung lalu campur dengan kelapa kering, stevia, & baking soda, aduk rata.
- Kocok putih telur sampai mengental, tidak perlu sangat mengembang, masukkan whey protein powder dan lanjutkan mengocok sampai rata.
- Masukkan campuran tepung sedikit-sedikit ke kocokan telur sambil dimixer speed rendah sampai rata.
- Panaskan wajan anti lengket, tuang adonan secukupnya. Balik pancake saat mulai kelihatan mengembang, angkat.
- Sajikan pancakes dengan buah dan taburan black chia seeds.
Notes:
- Bahan-bahannya ngga umum banget sih? Ini murni resep pancake bikinan saya, dibuat dengan apa yang saya bisa temukan saat buka lemari es. Beberapa bahan mungkin asing bagi Anda, tapi justru bagus kan... nambah pengetahuan. Sebenarnya bahan-bahan ini tidak aneh dan mereka mudah didapat ko (yang terbiasa dengan menu makanan sehat pasti sudah tau ya bahan²nya).
- Ko cuma pakai putih telur? Kalau pakai telur utuh, boleh? Saya cuma pakai putih telur karena lebih fokus ke kandungan proteinnya dan menghindari lemak serta kolesterol dari kuning telur. Well, it's a healthy muscles food recipe.
- Protein powdernya bebas. Mau pakai whey protein concentrate (WPC) seperti yang saya buat di resep ini, atau lebih suka whey protein isolate (WPI) karena partikelnya jauh lebih kecil dan lebih cepat diserap tubuh boleh saja. Pakai protein nabati juga boleh. Dikarenakan proses pembuatannya dan kandungannya, saya lebih pilih WPC, errhh... faktor harga juga berpengaruh sih haha.
- Beli protein powder dimana? Coba ke mall dan cari toko yang khusus jual aneka suplemen fitness. Bisa juga ke gym, biasanya mereka jual supplemen fitness. Paling gampang ya beli online.
- Mixed seeds itu apa? Itu lho... Campuran berbagai jenis biji-bijian (biji wijen hitam & putih, biji bunga matahari, flaxseeds, oats, kadang ada biji labunya juga). Kalau tidak punya mixed seeds bisa juga diganti almond atau kacang mede, terserah mau mentah atau disanggrai.
- Kelapa parut kering digunakan supaya pancakenya gurih meski tanpa garam. Kalau tidak ada, silahkan pakai garam secukupnya, atau tidak usah pakai samasekali (sesuaikan dengan kebutuhan masing-masing)
- Penggunaan stevia bisa diganti dengan gula rendah kalori, gula palem, atau madu (sesuaikan dengan apa yang Anda sukai)
- Buah pelengkapnya bisa diganti dengan kiwi atau mixed berries, terserah Anda saja, tapi jangan durian juga sih haha.
- Chia seeds dengan segala manfaatnya menjadikan menu ini lebih sehat. Yang mau beli organic chia seeds bisa pesan di saya melalui LINE/FB Page: recipesbyrina (jiahhh boleh dong dagang di blog sendiri)
Ingat, pancakes ini mungkin tidak cantik, tapi kandungan gizinya jauh lebih baik dari pancake yang biasa. Menu sarapan ini cocok banget untuk yang ingin lebih fit dan menjaga berat badan karena kandungan proteinnya bikin kenyang lebih lama sehingga rasa lapar tidak cepat datang. Percaya deh, menjaga berat badan itu caranya dengan mengganti bahan-bahan makanan Anda dengan yang lebih sehat, bukannya malah nyiksa diri dengan ngurangin atau ngga makan sama sekali. Kalau Anda masih dalam pola diet yang bikin kelaparan, bertobatlah sebelum organ dalam Anda rusak karena kurang asupan gizi. Serius nih... Daripada maksa kurus ternyata jadi penyakitan, lebih baik ganti pola makan ke yang lebih sehat.
Keep being healthy, don't starve your body.
Be lean & strong not skinny!
Harap selalu diingat bahwa CUPS yang digunakan dalam setiap postingan Recipes by Rina adalah measuring cups khusus untuk baking dengan ukuran standard Amerika Serikat (cirinya: 1 cup = 240ml, 1 sdm = 15ml). Jika Anda tidak menggunakan measuring cups yang sama, maka silahkan ikuti takaran metricnya saja (takaran dalam gr, ml, L, dll.). Untuk hasil maksimal, sebisa mungkin JANGAN gunakan sendok makan atau gelas minum karena sudah pasti takarannya berbeda dari perlengkapan standard untuk baking.
SHARING boleh, MALING ga boleh dong yaa. Stop pencurian konten, jadilah orang yang bangga akan karya sendiri, bukan hasil curian. Jika postingan ini bermanfaat dan Anda suka, silahkan share dengan cara klik tombol sosial media (facebook, whatsapp, G+, twitter, pinterest, dll) yang ada di blog ini tanpa mengkopi dan mengupload ulang konten dari sini ke blog atau sosial media milik Anda.
Apr 27, 2016
Homemade Strawberry Jam (Selai Strawberry)
Sudah tahu bedanya jelly, jam, & preserves kan ya karena sudah saya posting di FP tahun lalu. OK sekarang kita coba buat sendiri yuk. Resep yang saya dapat dari Knox ini menjelaskan proses pembuatan jam, tapi dari 1 resep ini bisa jadi 3 macam selai tersebut sesuai keinginan kita. Kalau mau bikin jelly silahkan pakai sarinya saja, kalau mau preserves berarti sisakan sebagian buah (dicincang kasar/dibelah 4).
Di resep ini, gelatin digunakan untuk menggantikan pektin yang harganya "lumayan". Gelatin tidak bisa diganti agar-agar, jika tidak ada gelatin lebih baik tambah takaran gula saja untuk mengentalkan selai dan sebagai pengawet alami.
Strawberry Jam
Resep dari Knox
by Rina Laurence
Bahan-bahan
Cara membuat:
Harap selalu diingat bahwa CUPS yang digunakan dalam setiap postingan Recipes by Rina adalah measuring cups khusus untuk baking dengan ukuran standard Amerika Serikat (cirinya: 1 cup = 240ml, 1 sdm = 15ml). Jika Anda tidak menggunakan measuring cups yang sama, maka silahkan ikuti takaran metricnya saja (takaran dalam gr, ml, L, dll.). Untuk hasil maksimal, sebisa mungkin JANGAN gunakan sendok makan atau gelas minum karena sudah pasti takarannya berbeda dari perlengkapan standard untuk baking. SHARING boleh, MALING ga boleh dong yaa. Stop pencurian konten, jadilah orang yang bangga akan karya sendiri, bukan hasil curian. Jika postingan ini bermanfaat dan Anda suka, silahkan share dengan cara klik tombol sosial media (facebook, whatsapp, G+, twitter, pinterest, dll) yang ada di blog ini tanpa mengkopi dan mengupload ulang konten dari sini ke blog atau sosial media milik Anda.
Di resep ini, gelatin digunakan untuk menggantikan pektin yang harganya "lumayan". Gelatin tidak bisa diganti agar-agar, jika tidak ada gelatin lebih baik tambah takaran gula saja untuk mengentalkan selai dan sebagai pengawet alami.
Strawberry Jam
Resep dari Knox
by Rina Laurence
Bahan-bahan
- 1 sachet Knox gelatine (7gr)
- ½ cup (120ml) air
- 500gr strawberry dihaluskan
- ⅓ cup (80gr) gula pasir (boleh tambah sesuai selera)
- 3sdm sari lemon
- ⅛ sdt garam
Cara membuat:
- Tuang air ke panci berbahan tebal. Tabur rata gelatin di air, diamkan 2 menitan lalu nyalakan api sangat kecil dan aduk sekitar 3 menit sampai gelatin tercampur rata.
- Masukkan semua bahan lainnya dan aduk terus di panas rendah sampai mulai berbuih, naikkan suhu sedikit-sedikit sambil terus aduk sampai gula larut dan tekstur kental. Hati-hati gosong! Api jangan besar!
- Siapkan wadah kaca steril (sudah direbus), tuang selai lalu diamkan sampai hangat, tutup. Simpan di kulkas (max 1 bulan).
Harap selalu diingat bahwa CUPS yang digunakan dalam setiap postingan Recipes by Rina adalah measuring cups khusus untuk baking dengan ukuran standard Amerika Serikat (cirinya: 1 cup = 240ml, 1 sdm = 15ml). Jika Anda tidak menggunakan measuring cups yang sama, maka silahkan ikuti takaran metricnya saja (takaran dalam gr, ml, L, dll.). Untuk hasil maksimal, sebisa mungkin JANGAN gunakan sendok makan atau gelas minum karena sudah pasti takarannya berbeda dari perlengkapan standard untuk baking. SHARING boleh, MALING ga boleh dong yaa. Stop pencurian konten, jadilah orang yang bangga akan karya sendiri, bukan hasil curian. Jika postingan ini bermanfaat dan Anda suka, silahkan share dengan cara klik tombol sosial media (facebook, whatsapp, G+, twitter, pinterest, dll) yang ada di blog ini tanpa mengkopi dan mengupload ulang konten dari sini ke blog atau sosial media milik Anda.


















