Welcome to Recipes By Rina

Recipes by Rina: Sweets, Treats, and More

Cakes

Check out my cake recipes

Breads and Rolls

I also have awesome breads and rolls recipes

Drinks and Desserts

freshen your day with these drinks and desserts recipes from my blog

Cookies

Kids love cookies, I love cookies, I bet you love cookies too

Showing posts with label Cake. Show all posts
Showing posts with label Cake. Show all posts

Jul 3, 2016

Low Fat High Protein Chocolate Cake


Jangan tertipu fotonya yang kelihatan padat, aslinya ini seperti sponge cake pada umumnya (empuk lembut)
Resep ini hasil iseng memanfaatkan sisa baking kue kering yang menyisakan banyak sekali putih telur. Sebenarnya putih telur bisa dijadikan high protein smoothie dicampur dengan buah dan sayur dan diminum sebagai sarapan tapi saya kurang sreg bikin smoothie pakai putih telur yang tidak dipasteurisasi terlebih dulu, maka saya coba saja bikin cake pakai putih telur tersebut.

Resep Chocolate Cake ini selain rendah lemak dan tinggi protein, saya buat tanpa bahan pengembang tambahan sama sekali. Iya, serius, beneran, resep tanpa baking powder, baking soda, atau emulsifier sintetis, alias tanpa SP, TBM, Ovalette, dan sejenisnya. Pengembang cake ini murni dari putih telurnya saja dan karenanya maka Anda diharapkan sudah menguasai teknik pengocokan putih telur dan teknik aduk balik jika ingin mencoba resep ini. Bagi pemula, saya sarankan untuk menonton video atau mencari informasi lebih mengenai kedua hal tersebut sebelum mencoba resep ini ya, supaya resiko kegagalannya lebih kecil, kalau tiba-tiba nekat nyoba bikin tanpa ada setidaknya basic knowledge tentang cara mengocok putih telur dan cara aduk balik, resiko kegagalannya sangat besar.

Penasaran dengan teksturnya dan takut cakenya tidak lembut karena kurang lemak? Jangan khawatir, cake ini super  spongy, kalau ditekan dia kembali ke bentuk semula seperti sponge cake pada umumnya. Yang membedakan hanya kadar lemaknya jauh lebih rendah karena tidak ada kuning telur dalam adonannya.

Jenis cakenya sponge cake, metode pembuatan adonannya pakai metode chiffon. So, imagine the texture ;)

Chocolate Cake
by Rina Laurence 
Bahan-bahan     Ingredients 
  • 300gr (10.5oz) putih telur    egg whites
  • 1 sdm sari lemon (perasan lemon)   1 Tbsp lemon juice
  • ⅔ cup (160gr) gula pasir     white sugar 
  • 1 cup (120gr) terigu protein rendah   cake flour, spooned & leveled
  • ¼ cup (±28gr) cokelat bubuk dutched   dutched cacao powder
  • 2 sdm whey protein concentrate/isolate*
  • ¼ sdt garam  ¼ tsp salt 
  • ⅓ cup (80ml)  minyak   vegetable oil 

Cara Membuat  Instructions 
  1. Campur lalu ayak terigu, cokelat bubuk, whey protein powder, & garam  sift flour, cacao powder, whey protein powder, & salt, set aside  
    Baking pakai measuring cups itu praktis, yang mau beli measuring cup seperti pada foto ini dan perlengkapan baking lainnya bisa check instagram saya di @recipesbyrina
  2. Kocok putih telur speed rendah sampai berbusa-busa, masukkan sari lemon, lanjutkan mengocok sampai berbuih-buih dan mulai kelihatan putih. Masukkan gula dalam 3 tahap sambil terus mengocok putih telur sampai kelihatan mengkilap dan kaku (stiff peak).  Beat egg whites until looks bubbly, add the lemon juice and continue beating until super foamy. Beat in sugar gradually in 3 batches and keep beating until it looks shiny and stiff. 
    Tahap pengocokan putih telur
  3. Ambil adonan putih telur secukupnya dan campurkan dengan campuran terigu, aduk rata, beri sedikit minyak, aduk rata.   Spoon a little bit of the meringue (egg white mixture) into the flour mixture, add a little bit of the oil and mix well.
  4. Ambil sepertiga bagian putih telur, campurkan ke adonan berwarna coklat, aduk balik, beri sedikit minyak, aduk balik sampai rata. Ulangi langkah ini sampai putih telurnya habis dan adonan tercampur rata. Lakukan dengan cepat dan pasti, AWAS, JANGAN SAMPAI ADONAN TURUN!  Fold ⅓ of the remaining egg white meringue into the chocolate mixture, add a little bit of the oil and fold until well incorporated. Repeat this step until no more meringue is left. Do it gently but sure, pay attention to aeration.
  5. Tuang adonan ke loyang tube (tulban) diameter 20cm, panggang segera di suhu 180°C selama 20 menit lalu lanjutkan memanggang di 160°C selama 15 menit .   Transfer the batter into 8" (20cm) tube pan, bake in a preheated oven at 350°F/180°C for 20 minutes, continue baking for another 15 minutes at 320°F/160°C until done.
  6. Diamkan cake di dalam oven sekitar 10 menit  barulah dinginkan di cooling rack sampai benar-benar dingin. Lebih nikmat setelah dibiarkan di suhu ruang semalaman sebelum dimakan. Potong-potong saat akan disajikan. Let the cake sit in the oven for around 10 minutes, transfer onto cooling rack and let cool completely.   
    Proses cooling
    Jangan lupa turunkan suhu setelah memanggang 20 menit ya, supaya hasil akhirnya ngga retak begini
Note:
  1. 300gr putih telur didapatkan dari ±7 butir telur utuh, silahkan timbang sendiri ya, saya tidak tahu pasti berapa jumlah telurnya karena pakai stock putih telur sisa bikin  kue kering, jadi tinggal tuang  & timbang saja.
  2. Saya bikin cake ini pakai putih telur DINGIN dari lemari es tanpa didiamkan dulu. Saya sarankan Anda bikin cakenya pakai putih telur suhu ruang. Saran ini bukan karena khawatir ngga mengembang, putih telur dingin bisa tetap mengembang ko, tapi sumpah mixer putih telur dingin sampai stiff peak butuh waktu luamaaa banget, jadi lebih baik gunakan putih telur suhu ruang saja kecuali jika Anda ingin merasakan derita yang sama haha.
  3. Whey protein powder tidak wajib digunakan, tidak akan berpengaruh pada tekstur maupun rasa, gunanya hanya untuk menambah kadar protein saja bagi yang sedang dalam pola makan tinggi protein seperti saya ;)
  4. Sari lemon bisa diganti dengan CTT (cream of tartar) dengan takaran ⅓nya, 1sdt untuk satu resep ini. Alternatif lain pengganti sari lemon adalah plain yogurt dengan takaran yang sama seperti di resep. Jangan pakai yogurt drink (minuman botolan rasa yogurt), yogurt yang saya maksudkan adalah yang kental tanpa rasa.
  5. Simpanlah cake ini di WADAH BERSIH TERTUTUP DI SUHU RUANG, jangan disimpan di lemari es. Dengan kondisi penyimpanan yang baik, cake ini bisa bertahan lembutnya lebih dari 3 hari.
  6. Sekali lagi saya ingatkan, meskipun bahan-bahan dan langkah pembuatannya sangat sederhana, resep ini bukan untuk pemula. Jika Anda pemula, silahkan cari tahu dulu cara mengocok putih telur yang benar dan teknik aduk balik sebelum mencoba resep ini. Bisa cari di YouTube dan perhatikan caranya, setelah ada gambaran cara mengocok putih telur dan teknik aduk balik, barulah coba praktekkan resep ini. Good luck ;)

Lembutnya tahan lama...
PENTING Untuk menakar bahan-bahan, saya menggunakan US standard measuring cups (1 cup = 240ml, 1sdm = 15ml) atau timbangan digital. Untuk hasil maksimal, gunakanlah peralatan standard untuk baking (measuring cups/timbangan dapur digital), jangan sendok makan atau gelas minum karena beda design sudah pasti takarannya berbeda.

 SHARING boleh, MALING ga boleh dong yaa. Stop pencurian konten, jadilah orang yang bangga akan karya sendiri, jangan cuma jiplak mentah alias copy-paste dari blog orang lain. Jika postingan ini bermanfaat dan Anda suka, silahkan share dengan cara klik tombol sosial media (facebook, whatsapp, G+, twitter, pinterest, dll) yang ada di blog ini tanpa mengkopi dan mengupload ulang konten dari sini ke blog atau sosial media milik Anda.

May 29, 2016

Oatmeal Chocolate Cake

Resep oatmeal chocolate cake.




PENTING Untuk menakar bahan-bahan, saya menggunakan US standard measuring cups (1 cup = 240ml, 1sdm = 15ml) atau timbangan digital. Untuk hasil maksimal, gunakanlah peralatan standard untuk baking (measuring cups/timbangan dapur digital), jangan sendok makan atau gelas minum karena beda design sudah pasti takarannya berbeda.

SHARING boleh, MALING ga boleh dong yaa. Stop pencurian konten, jadilah orang yang bangga akan karya sendiri, jangan cuma jiplak mentah alias copy-paste dari blog orang lain. Jika postingan ini bermanfaat dan Anda suka, silahkan share dengan cara klik tombol sosial media (facebook, whatsapp, G+, twitter, pinterest, dll) yang ada di blog ini tanpa mengkopi dan mengupload ulang konten dari sini ke blog atau sosial media milik Anda.

May 24, 2016

3 AM Chocolate Cake - Vegetarian friendly & Gluten Free

Sesuai dengan namanya, cake ini memang dibuat pada jam 3 pagi untuk memenuhi chocolate  craving yang menyerang tiba-tiba.



Mar 5, 2016

Triple Chocolate Steam-baked Cup Cake Bolu Kukus Triple Chocolate

Chocolate milk + milk chocolate + cocoa powder, bikin bolu kukus ini rasanya enak banget. Lumayan ahhh buat ngopi-ngopi di rumah atau pelengkap bekal untuk ke kantor/sekolah.





print recipe

Triple Chocolate Steam-baked Cup Cake (Bolu Kukus Triple Chocolate)
Ingredients
  • A:
  • 3/4 cup (180 ml)   Chocolate flavored milk Susu cokelat
  • 1/2 cup / 1 US stick (110gr)   Butter, room temperature mentega, suhu ruang
  • 120gr   Chopped chocolate cokelat block, cincang
  • B:
  • 1 1/2 cup (210gr)   All purpose flour terigu serba guna
  • 1/4 cup (4 sdm)   Cacao powder cokelat bubuk
  • 1 tsp (1 sdt) Baking powder
  • 1/4 tsp (1/4 sdt) Baking soda
  • 1/4 tsp (1/4 sdt)   Table salt Garam halus
  • C:
  • 1   Fresh egg telur segar ukuran besar
  • 1/2 cup (120 gr)   Granulated sugar gula pasir
Instructions
1. Double boil butter and chocolate and then add the chocolate milk, stir well. Double boil mentega & cokelat lalu campur dengan susu cokelat, aduk rata2.Sift together all ingredients in B section, repeat once just to make sure. Campur semua bahan kering (bahan B) & ayak 2x supaya tercampur rata3. Beat egg and sugar until well incorporated (soft peak), fold in dry and wet ingredients alternately. Kocok telur & gula sampai mengental & gula larut. Masukkan bahan kering, bergantian dengan bahan basah sambil diaduk pakai spatula sampai rata. Mengaduknya perlahan tapi pasti ya4. Pour into muffin tins lined with papercups. Steambake over high heat for 20 minutes. Tuang ke dalam loyang bolu kukus beralas papercup sampai penuh. Kukus di api besar selama 20 menit.


Details
Prep time: Cook time: Total time: Yield:

    Notes:
    1.  Mentega bisa diganti dengan margarin
    2. Takaran gula silakan ditambah sesuai selera. Saya pakai milk chocolate makanya takaran gulanya lebih sedikit karena milk chocolate sudah manis.
    3. Silakan buka album Kitchen101 di facebook saya untuk mengetahui: perbedaan jenis terigu, cara double boil & tips untuk mengukus

    Ayoooo dicoba.... gampang banget lho.
    Posting foto di page saya yaaa setelah rebake

    Dec 14, 2015

    Cake Tanpa Telur & Susu Tapi Tetap Nikmat

    Sore tadi ada yang uring-uringan ngga bisa diam walaupun dia disuguhin kartun kesukaannya. Mama bilang sih itu tandanya dia ngantuk, tapi saya pikir si bocah itu mungkin kepingin ngemil dan bakalan anteng kalau disuruh ngunyah muffin cokelat kesukaannya. 

    Langsung saja saya ke dapur dan menyiapkan bahan kering, takar-takar dan ayak-ayak sambil sedikit humming lagu fly me to the moon. Pas mau menyiapkan bahan basah, tadaaaa... ternyata tak ada satu butir telurpun di dapur. Hiyah... tak ada stock pisang atau apel pula untuk pengganti telur. Maksud hati mau laporan ke "calon customer" bahwa telur habis dan muffinnya bakal agak beda sedikit dari biasanya, eh... ternyata dirinya keburu tepar alias ketiduran. Mama bilang lanjut saja bakingnya, nanti kan kalau sudah ada kue pasti ada saja yang bakal makan.

    Nah, berhubung si bocah sudah tidur, saya putuskan untuk membuat cake untuk yang dewasa saja deh, terbayang perpaduan kopi hitam bertemu coklat dan jadi mocha yang harum dengan cita rasa khas maka saya seduh kopi tanpa ampas sebagai salah satu bahan untuk membuat cake tersebut. Saat memanggang cake saya baru sadar, eh... ini jadi mirip black magic cake dong, tapi tanpa telur & susu, hmm... langsung kepedean deh rasanya pasti bakalan enak, dan ternyata... yes! Rasanya memang enaaaak dan cakenya langsung "laku", alias habis dalam waktu singkat karena semua yang mencoba suka rasanya.

    Mau tahu bahan dan cara pembuatannya? Check it out!

    Fotonya memang kurang cantik, tapi sumpah... rasanya yummy bangeeet! Legit dan emmmhh pokoknya enaaak deh.

    Bittersweet Mocha Cake
    Rina Laurence
    Bahan Kering:
    • 3/4 cup (100gr) terigu protein rendah
    • 1/2 cup (110gr) gula pasir
    • 1/2 cup (55gr) coklat bubuk, saya pakai Van Houten
    • 1/2 sdt baking powder
    • 1/4 sdt garam
    • 1 sdt vanilla susu atau vanilla biasa
    Bahan Basah:
    • 1/4 cup (60gr) mentega, saya pakai Lurpak
    • 1 sdt kopi hitam tanpa ampas, saya pakai nescafé classic
    • 1/2 cup + 2 sdm (150ml) air panas
    Pelengkap:
    • 1/2 cup chocochips
    Cara membuat:
    1. Campur & ayak semua bahan kering, kecuali gula pasir. Masukkan gula pasir, aduk rata. 
    2. Seduh kopi dengan air panas, aduk rata, masukkan mentega & aduk sampai mentega lumer seluruhnya, biarkan dingin.
    3. Tuang bahan cair yang sudah dingin ke wadah berisi bahan kering & aduk perlahan tapi jangan terlalu lama mengaduk, pokoknya sampai sekedar kelihatan tercampur rata saja. Adonan seperti adonan muffin, mirip lumpur kental (soft-solid).
    4. Tuang separuh adonan ke loyang brownies 22x10x4 yang berlapis aluminum foil atau kertas roti, taburi dengan chocochips, tutup dengan sisa adonan, ratakan. 
    5. Panggang di suhu 180°C sampai matang sekitar 25 menit (tergantung jenis loyang dan oven masing-masing). Cooling, iris kotak.

    Hmmm.... rasanya bittersweet dan teksturnya empuk legit, pokoknya nikmat banget seperti cake pakai banyak kuning telur.  Rasanya makan cuma 1 bar saja tidak cukup, setiap gigitan bikin kita kepingin lagi dan lagi dan lagi, apalagi kalau Anda penggemar cokelat yang berpadu dengan kopi menjadi mocha yang sexy aduhai membelai lidah.

    Untuk beberapa bahan dalam resep bittersweet mocha cake by Rina Laurence ini, ada alternatif lainnya seperti pada notes dibawah ini:
    1. Seperti namanya, cake ini memang tidak terlalu manis melainkan bittersweet (manis-pahit khas cokelat & kopi). Jika ingin versi manisnya, silahkan tambahkan takaran gula sesuai selera.
    2. Saya menggunakan mentega yang dilumerkan karena dalam resep ini tidak menggunakan susu, sehingga harum khas susu bisa saya dapatkan dari mentega. Jika Anda tidak punya stock mentega, silahkan gunakan minyak.
    3. Penggunaan vanilla susu juga saya pilih supaya cakenya lebih harum, jika ingin pakai vanilla extract atau bubuk vanili juga boleh.
    4. Hati-hati saat mengaduk! Perlahan tapi rata, jangan asal aduk, bisa bantat hasilnya.
    Ayo coba bikin juga, bahan-bahannya mudah didapat, pembuatannya mudah dan relatif cepat, serta rasanya enak. Jangan lupa posting hasil rebakenya di facebook page Recipes by Rina atau tag di instagram juga ya :)


    Jul 27, 2015

    Chocolate Lava Cake

    Ceritanya malam itu saya dan pasangan menghabiskan waktu bersama dengan menonton film kartun (yaaa maklum lah, kami memang pasangan super unyu, jadi nontonnya kartun deh haahaa). Kurang asik dong kalau nonton kartun ngga sambil ngemil, hmmm... mulai deh pencet pause dan cari-cari inspirasi resep cemilan yang mudah dan cepat.

    Hasil searching resep membawa saya landing di blog milik Doris Choo dan saya coba salah satu resep yang ia posting disitu. Ini hasil modifikasi takaran dari resep asli dan ditambah coklat bubuk untuk memperkuat rasa & aroma. Hasilnya? Of course yummy laaaah... kami berdua malah lupa kalau tadi sedang nonton kartun, malah keasikan nyolek-nyolek lumeran coklat dari lava cake ini sambil kadang saling colek-colekan juga.
     

    Chocolate Lava Cake
    by Rina Laurence
    Sumber resep: Doris Choo

    Bahan-bahan:
    • 75 gr dark compound chocolate
    • 3 sdm margarine
    • 1 telur utuh
    • 1 kuning telur
    • 2 sdm gula pasir
    • 3 sdm terigu serba guna
    • 1 sdt coklat bubuk
    • sejumput garam & vanili bubuk
    Cara membuat:
    1. Lelehkan compound coklat & margarin. Sisihkan. 
    2. Kocok telur & gula pakai whisk/garpu
    3. Ayak bahan kering ke kocokan  telur, aduk rata. Tuang lelehan coklat ke adonan tersebut & aduk rata.
    4. Bagi rata adonan ke 3 buah muffin tins bersemir anti lengket, oven 10 menit di 160°C.
    5. ATAU BISA JUGA DIKUKUS sekitar 8 menit di api sedang (durasi tergantung kompor & ukuran cake, sesuaikan saja).
    6. Biarkan agak dingin, barulah dikeluarkan dari cetakan (supaya cake tidak hancur saat dibalik).
    Notes:
    • Lelehan kental di tengah adonan itu sudah matang tapi belum set (padat). Ini terjadi karena proses pematangan cake itu dari luar ke dalam. Saat sekeliling luar cake sudah set, bagian tengah jadi hot chocolate fudge.
    • Kalau tidak meleleh tengahnya berarti terlalu lama ngoven/ngukusnya, beda kukusan & kompor berarti beda waktu yang dibutuhkan, tes tusuk pakai tusuk gigi/tusuk sate/gagang sendok setelah 5 menit untuk tahu tingkat kematangan cake. Kalau setelah ditusuk ada adonan super kental/gumpalan menempel berarti cake sudah jadi. Kalau adonan cair berarti harus lanjut mengukus/mengoven.


    Silahkan dicoba! ♥

    Jul 8, 2015

    Moist Pumpkin Cake | Cake Labu Parang



    Moist pumpkin cake that I baked in autumn 2014

    Moist Pumpkin Cake
    by Rina Laurence
    Ingredients:
    A:
    • 1 1/2 C all purpose flour
    • 1 tsp baking powder
    • 1/2 tsp salt
    • 2 tsp cinnamon powder
    B:
    • 1/2 C castor sugar
    • 2 whole eggs + 1 egg yolk
    C:
    • 1 C baked pumpkin puree
    • 1/2 C vegetable oil
    • 1/2 C whole milk
    • 1 tsp vanilla extract
    Instructions:
    • Sift all A ingredients, set aside.
    • Beat all B ingredients until sugar dissolved.
    • Whisk in C ingredients into B mixture
    • Pour liquid mixture into A ingredients, beat well.
    • Bake in a preheated oven at 350° for 20-25 minutes
    Note:
    Beat the batter using manual whisk or electric mixer at lowest speed

    Adapted from Sally's Baking Addiction

    Jun 10, 2015

    Yellow Cake

    YELLOW CAKE biasanya dimakan pakai whipped cream di Amerika, tapi langsung dimakan begitu saja juga enak. Dinamakan yellow cake yaaa memang karena warnanya yang kuning alami dari kuning telur dan margarin/mentega. Yang di foto ini versi tipisnya (thin), iseng saya bikin tipis begitu, aslinya ya seperti cake pada umumnya (tebal). Kalau mau bikin yang ukuran normal juga boleh, takarannya di bawah versi thin ya.


    Thin Yellow Cake
    by Rina Laurence

    Bahan A:
    • 2 sdm (30gr) margarine
    • 2 1/2 sdm (35gr) gula pasir
    • 1 butir telur + 1 kuning telur
    • vanili secukupnya

    Bahan B (aduk rata):
    • 2 1/2 sdm (20gr) terigu serba guna
    • 1 sdm (10gr) maizena
    • Sejumput garam & baking powder

    Cara Membuat::
    1.  Mixer margarine & gula dengan speed tinggi sampai super creamy. Masukkan telur satu-persatu & vanili, mixer sampai rata.
    2. masukkan bahan B sedikit-sedikit sambil dimixer speed paling rendah sampai rata (adonannya sangat kental)
    3.  Panggang di suhu 180°C sampai matang (lamanya tergantung oven masing-masing, jika sudah naik dan tampak kokoh bisa tes tusuk).


    Untuk Yellow Cake ukuran normal, ini takaran bahan-bahannya:

    hasil rebake yellow cake oleh Ibu Farma Sirait
    Yellow Cake
    by Rina Laurence

    Bahan A:
    • 1 cup (220gr) margarine
    • 1 cup (225gr) gula
    • 6 butir telur utuh
    • 6 kuning telur
    • 2 sdt vanilla extract

    Bahan B

    • 1 1/2 cup (180gr) terigu serba guna
    • 3/4 cup (75gr) maizena
    • 1/2 sdt garam
    • 2 sdt baking powder
    Cara Membuat::
    1.  Mixer margarine & gula dengan speed tinggi sampai super creamy. Masukkan telur satu-persatu & vanili, mixer sampai rata.
    2. masukkan bahan B sedikit-sedikit sambil dimixer speed paling rendah sampai rata (adonannya sangat kental)
    3.  Panggang di suhu 180°C sampai matang (lamanya tergantung oven masing-masing, jika sudah naik dan tampak kokoh bisa tes tusuk).

    Dan sekali lagi saya ajak Anda untuk baking TANPA EMULSIFIER SINTETIS :)





    May 18, 2015

    Coffee Cake (Dikukus)

    Sebenarnya ini diawali dari "iseng" bikin cake kukus, ternyata hasil matangnya raib tak berjejak saat didinginkan. Saya punya kebiasaan mendinginkan badan saat cake yang saya buat sedang dalam proses cooling (pendinginan), nahhh cake ini saya letakkan di meja makan & saya tinggal mandi, tahu-tahu setelah selesai mandi yang ada di meja tinggal garpu, loyang kosong, & lelaki ganteng bermata biru (menurut saya sih ganteng yaaa) yang tersenyum karena kenyang!

    Steam-baked coffee cake I made for my beloved man

    Sepulang dari movie date menonton the book of life, saya diminta bikin "cake enak yang waktu itu". Saya mana tahu cake apa yang dia maksud, lha kan saya tidak sempat icip-icip heehee, ternyata yang dia maksud yaaa si cake hasil iseng yang raib itu. Nah... untuk yang suka cake beraroma kopi dengan tekstur moist, this one is definitely for you!

    Coffee Cake (Kukus)
    by Rina Laurence
    Bahan A:
    • 4 butir telur utuh ukuran besar
    • 2 kuning telur
    • 1 C (220gr) gula pasir
    • 2 sdt vanilla extract
    • 1/4sdt garam
    Bahan B:
    • 1 1/8 Cup (160gr) tepung self rising
    Bahan C (campurkan):
    • 3 sdm (30gr) kopi instan tanpa ampas dilarutkan dengan 2 sdm air mendidih
    • 1/3 C (160ml) minyak
    Cara membuat:
    • Kocok telur & gula dengan speed tinggi sampai mengembang & berjejak.
    • Masukkan tepung bergantian dengan larutan kopi, aduk balik sampai tercampur rata, hati-hati jangan sampai adonan turun.
    • Tuang adonan ke loyang bersemir anti lengket, ratakan.
    • Kukus dengan api agak kecil selama 40-50 menit tergantung kukusan masing-masing.
    • Angkat, biarkan sampai uapnya hilang baru deh keluarkan dari loyang.
    Note:
    • Tepung self rising rumahan ada disini
    • Semir anti lengket rumahan ada disini


    May 15, 2015

    Apem Oreo, Si Hitam Manis Yang Menggoda

    Fusion! When an Indonesian traditional snack recipe meets one of the most famous American cookies! Please welcome these sweet-savory, moist and fluffy Apem Oreo (Steam-baked Oreo Rice Flour Bun).

    I didn't really plan to make them but since my toddler nephew grabbed the "wrong" oreos and didn't like the cream flavor, so I had to do something with the "unwanted" oreos.

    I've shared apem recipe before and this one is actually just slightly different from that one because I added crushed coconut flavored oreos and a little bit of baking powder in the batter (the result was unexpectedly yummier).

    Apem Oreo
    by Rina Laurence
    Ingredients:
    • 1 1/2 C (160gr) rice flour
    • 1/2 C (60-70gr) cake flour
    • 8 oreos, crushed (I use the coconut flavor)
    • I/2 C (110gr) caster sugar
    • 2 tsp instant dry yeast
    • 1/2 tsp salt
    • 1/2 tsp baking powder
    • 3/4 C (180ml) thick coconut milk/ccoconut cream
    • 3/4 C lukewarm water
    Instructions:
    • Mix all dry ingredients except baking powder, set aside. 
    • Mix coconut milk and water, pour into dry ingredients, stir until well blended. Let rest covered with cling wrap for 45 minutes until rising.
    • Stir a little bit and add baking powder, stir again until well blended.
    • Pour into greased molds/muffin tins. Steam over medium heat for 20 minutes. Best served warm with a cup of coffee.
    Makes 20 rose shaped apems

    May 10, 2015

    Kue Apem Gurih

    Saya paling suka jajanan pasar (kue-kue tradisional) dan saya tularkan hal ini ke pasangan saya yang berasal dari negara lain. Senang sekali saat kami berdua bisa jajan aneka kudapan sederhana itu saat kami berada di Indonesia. Bagi saya, aneka snack tradisional Indonesia itu rasanya istimewa meskipun bahan-bahannya sangat sederhana.

    apem gurih yang empuk tapi ada sensasi kenyal juga

    Salah satu kudapan tradisional yang saya suka adalah kue apam atau kue apem. Bikinnya gampang, tinggal aduk & kukus. Tahun kemarin pernah coba bikin, resep kue apemnya mirip dengan yang saya posting ini, rasanyapun gurih dan enak tapi hasilnya agak padat. Nahhh dengan resep kue apem yang baru ini hasilnya lebih empuk & kenyal.  

    Kue Apem Gurih
    by Rina Laurence
    Bahan:
    • 1 1/2 C (160gr) tepung beras
    • 1/2 C (60gr) terigu serba guna
    • 1/2 C (110gr) gula pasir
    • 1 sdt ragi instant
    • 1/2 sdt garam
    • 1/2 C (120ml) santan instant
    • 2/3 C (160ml) air hangat
    Cara membuat:
    1. Campur santan, air, & garam. Aduk rata
    2. Campur semua bahan kering, tuang santan, aduk rata.
    3. Diamkan tertutup cling wrap minimal 45 menit sampai berbusa dan adonan naik. Kemudian aduk sebentar, beri pasta/warna jika suka.
    4. Tuang ke cetakan yang sudah diolesi minyak. Kukus di api sedang cenderung besar selama 20 menit
    Jadi 15 apam sedang atau 24 apam kecil (sesuaikan saja cetakannya)

    Apr 16, 2015

    Soft Vanilla Cake: Lembut Tanpa Emulsifier Sintetis (Tanpa SP, TBM, Ovalette, & Sejenisnya)

    Meskipun saya lebih suka cake bertekstur padat seperti pound cake ataupun fruitcake dan aneka bolu menggunakan resep tradisional Eropa (bukan sombong ini, just a matter of taste preference alias selera saja), tetapi saya juga sesekali makan cake yang teksturnya lembut seperti jenis chiffon ataupun spongecake.

    Paling enak kan ya kalau kepingin cake tinggal pesan dan nyam nyam nyam makan saja, tapi ada kekhawatiran tersendiri bagi saya saat akan membeli cake karena saya perhatikan kebiasaan orang di Asia Tenggara dan di Indonesia khususnya, mereka  kalau bikin cake lembut terlalu bergantung pada pemakaian emulsifier sintetis (SP, TBM, Ovalette, dll.). Kalau pemakaiannya dalam batas wajar sih saya tidak akan takut untuk menyantap cakenya, tapi biasanya mereka pakai emulsifier sintetis dengan takaran super over dosis dari yang disarankan. Saya tahu tujuannya supaya bisa mengurangi penggunaan telur (emulsifier alami) dalam adonan dan menekan biaya produksi sehingga bisa mendapatkan cake lembut yang harganya terjangkau dan mendatangkan keuntungan lebih bagi penjualnya, tapi tetap saja saya tidak suka efek samping yang ditimbulkan.

    Daripada ketakutan sakit tenggorokan ataupun dapat efek samping jangka panjang dari makan cake empuk yang menggunakan bahan tambahan makanan over dosis, lebih baik bikin cake empuk sendiri deh seperti yang satu ini.


    Vanilla Cake (Tanpa Emulsifier Sintetis)
    by Rina Laurence
    Bahan A (campur & ayak):
    • 1 Cup (140gr) terigu self-rising
    • 2 sdm (16gr) tepung maizena
    • 1/3 Cup (35gr) gula halus
    Bahan B (kocok semua bahan ini):
    • 4 kuning telur
    • 1/2 Cup (120ml)  susu full cream
    • 1/4 Cup (120ml)  minyak canola atau minyak nabati lainnya
    Bahan C (kocok sampai medium-stiff):
    • 4 putih telur
    • 1/3 Cup (35gr) gula halus
    • 2 sdt vanilla extract Nielsen-Massey atau lainnya
    • 1 sdm (15ml) perasan lemon
    Cara membuat:
    • Masukkan A ke B secara bertahap sambil dimixer speed rendah
    • Masukkan 1/4 bagian C ke campuran tersebut, aduk balik sampai rata.
    • Masukkan lagi 1/2 bagian C ke campuran adonan kuning telur, aduk balik sampai rata
    • Tuang adonan tersebut ke mangkuk berisi sisa putih telur, aduk balik sampai rata
    • Tuang ke loyang ukuran 18 yang sudah disemir anti lengket, panggang di api bawah 180°C sampai matang sekitar 30 menit (tes tusuk). Kalau pakai otang, api sedang. 

    Note:
    1. Cake ini tidak terlalu manis, silahkan tambah takaran gula jika suka.
    2. Jika tidak ada lemon, silahkan gunakan cream of tartar sebagai penggantinya dengan takaran sepertiganya, dalam resep ini saya pakai 1 sdm perasan lemon, berarti gantinya adalah 1sdt cream of tartar.
    Hasilnya? Cake lembut, fluffy, tanpa tambahan SP atau TBM dan sejenisnya. Yuk berani baking tanpa emulsifier sintetis!