Welcome to Recipes By Rina

Recipes by Rina: Sweets, Treats, and More

Cakes

Check out my cake recipes

Breads and Rolls

I also have awesome breads and rolls recipes

Drinks and Desserts

freshen your day with these drinks and desserts recipes from my blog

Cookies

Kids love cookies, I love cookies, I bet you love cookies too

Showing posts with label Tips Trick. Show all posts
Showing posts with label Tips Trick. Show all posts

May 29, 2016

Cara Membersihkan Gilingan Mie

Cara membersihkan gilingan mie atau yang biasa disebut dengan ampia, empia, gilingan molen, gilingan pasta, gilingan kue bawang/keripik bawang.





PENTING Untuk menakar bahan-bahan, saya menggunakan US standard measuring cups (1 cup = 240ml, 1sdm = 15ml) atau timbangan digital. Untuk hasil maksimal, gunakanlah peralatan standard untuk baking (measuring cups/timbangan dapur digital), jangan sendok makan atau gelas minum karena beda design sudah pasti takarannya berbeda. SHARING boleh, MALING ga boleh dong yaa. Stop pencurian konten, jadilah orang yang bangga akan karya sendiri, jangan cuma jiplak mentah alias copy-paste dari blog orang lain. Jika postingan ini bermanfaat dan Anda suka, silahkan share dengan cara klik tombol sosial media (facebook, whatsapp, G+, twitter, pinterest, dll) yang ada di blog ini tanpa mengkopi dan mengupload ulang konten dari sini ke blog atau sosial media milik Anda.

May 15, 2016

Cara Mengetes Baking Powder, Baking Soda, & Cream Of Tartar Masih Aktif Atau Tidak

Artikel kali ini pastinya sesuai judul dong ya, Cara Mengetes Baking Powder, Baking Soda, & Cream Of Tartar Masih Aktif Atau Tidak. Kalau yang mau tau cara mengetes apakah mantan masih care, berarti Anda nyasar, salah baca artikel hehe.

Kalau yang frekuensi ngacak-ngacak & ngotorin dapur  bakingnya sangat sering sih pasti jarang mengalami punya baking powder, baking soda, atau cream of tartar yang tidak fresh karena BTP tersebut sering dipakai dan akan selalu tergantikan stocknya dalam jangka waktu tertentu. Nah..., kalau yang ke dapur untuk baking cuma saat kepepet ada waktu luang dikarenakan kesibukan yang gileee pake banget (ekhem contohnya para wanita karier masa kini alias emak² owner online shop huahaha) kadang mengalami yang namanya gagal bikin kue karena BTPnya sudah tidak aktif lagi, fungsinya menurun bahkan hilang samasekali. Ehhh ngomong-ngomong BTP disini adalah singkatan dari bahan tambahan pangan ya.


Jangan salah, meskipun masa kadaluarsa yang tertera pada kemasannya masih cukup lama, tetapi cara penyimpanan dan seberapa apiknya kita saat menggunakan BTP tersebut juga berpengaruh pada shelf life alias masa layak guna. Kalau misalnya Anda menggunakan sendok yang basah atau sudah digunakan untuk mengambil bahan lainnya dan sisa bahan tersebut masuk ke dalam wadah 3 BTP yang sedang kita bicarakan ini, sudah pasti ada reaksi yang menyebabkan rusaknya atau menurunnya fungsi BTP tersebut. Kesalahan yang paling sering terjadi sih lupa nutup wadah atau membiarkan wadah BTP terbuka sangat lama, kadang bahkan ada yang kelupaan sampai 2 minggu dan bilang

"oooh iyaaa lupa, belum nutup wadah baking powder! Ya ampun, udah jadi baking stone gini, bukan baking powder lagi, padahal cuma kelupaan 2 minggu doang".

Oke deh sekarang kita check out satu persatu cara untuk mengetes 3 jenis BTP yang sedang kita bahas ini, dimulai dari baking soda dulu. Caranya gam to the pang alias gampang, kita cukup menyediakan: segelas air, perasan lemon atau jeruk nipis atau kalau mau pakai distilled vinegar juga boleh ya, pokoknya yang mengandung asam ya karena si baking soda kan sifatnya basa makanya dia butuh asam untuk berreaksi (hayooooo masih ingat dong pelajaran kimia dasar tentang asam & basa? Siapa yang pas pelajaran kimia malah tidur atau bolos? hahay dikiranya jadi emak-emak ngga butuh ngerti ilmu kimia kali...), dan pastinya sediakan baking soda yang mau ditest dong ya. Peralatannya cuma gelas bening dan sendok/sumpit untuk mengaduk. Buat larutan asam dengan mencampurkan air dan perasan lemon, lalu masukkan deh si baking soda dan aduk sebentar ±3 putaran aja (putaran dalam gelas, bukan putaran sirkuit Sentul!), lihat... kalau ada reaksi berupa gelembung-gelembung berarti itu baking soda masih oke, silahkan dipakai dan pastikan nyimpannya rapat ya. Kalau ternyata reaksinya datar, diam saja dan bahkan tidak mau membalas pesan di whatsapp selama 3 hari berturut-turut, berarti itu waktunya untuk move on.


Sekarang kita bahas tentang cara mengecheck alias mengetes baking powder apakah masih layak pakai atau tidak. Caranya hampir sama seperti baking soda, tapi ini sedikit lebih simple karena dalam baking powder sudah ada campuran asam dan basa sehingga baking powder hanya butuh bantuan air saja untuk aktivasinya. Iya, tau, pasti mau nanya baking powder itu isinya campuran apa saja kan? Iya kan? Penasaran kaaaan? Ahayyy, sini dibisikin, baking powder itu isinya adalah cream of tartar ditambah dengan baking soda, dan biasanya ada satu lagi bahan lain yang mengandung asam. Satu bahan yang lain itu bisa berbeda-beda tergantung baking powdernya merek apa, tapi pada umumnya sih bahan tambahan ke-tiga ini berupa tepung maizena alias pati jagung (bukan tepung jagung lho ya, beda).


Waktunya beraksi! Yuk siapkan segelas air hangat kuku (kaya untuk mandiin bayi lhooo hangatnya), baking powder dan sendok. Cukup masukkan saja si baking powder ke air hangat dan lihat, apakah ada reaksinya atau tidak. Reaksinya ngga seheboh baking soda tapi ada efek ngaburujus kalau kata mama saya sih, atau fizzing kalau di bahasa kampungnya my ayang mbeb. Duh, ini bahasa Indonesia yang baik dan benarnya apa ya? Bergelembung kecil lah ya pokoknya.

Baking soda aman, baking powder ok, sekarang waktunya cream of tartar (CTT) untuk menjalani test. Sekali lagi, siapkan segelas air, siapkan juga baking soda yang masih aktif, dan CTT. Menurut para saksi, CTT kalau ketemu baking soda suka heboh gitu, nah... Kalau dalam gelas Anda tidak ada reaksi heboh saat kedua bubuk ini bertemu, berarti Anda harus beli CTT baru.


Bagaimana? Sudah bisa ya cara mengetahui apakah 3 jenis BTP tersebut masih layak digunakan atau tidak dengan melakukan tes sederhana dengan segelas air. Jangan lupa untuk selalu menggunakan sendok kering saat mengambil BTP tersebut dari tempatnya atau pilihlah kemasan praktis yang ada lubang taburnya. Simpanlah BTP dengan baik, terhindar dari cahaya & panas langsung, pastikan wadahnya kedap dan bersih. Dari hal-hal kecil tapi penting seperti inilah keberhasilan Anda memasak atau bikin kue dimulai.


PERHATIAN
Untuk menakar bahan-bahan, saya menggunakan US standard measuring cups (1 cup = 240ml,  1sdm = 15ml) atau timbangan digital.  Untuk hasil maksimal,  gunakanlah peralatan standard untuk baking (measuring cups/timbangan dapur digital), jangan sendok makan atau gelas minum karena beda design sudah pasti takarannya berbeda.

Belum punya measuring cups dan aneka perlengkapan dapur yang simple tapi penting? Ehhh jangan sedih, ada solusi mudah --> beli aja di saya, boleh lhooo dicheck facebook & instagramnya atau kalau mau langsung ke LINE juga boleh hahahaha (teteup deh ah usaha mancing enquiry), siapatau ada rejekinya hihi.

Like Facebook page Recipes by Rina & klik join di blog ini untuk mendapatkan aneka update terbaru. Have a great time in your kitchen, I'll see you again in another post (when I feel like writing).


Mar 7, 2016

Measuring Cups

Untuk yang masih saja bertanya "mbak pakai cup apa?", "cupnya kaya gimana ya?", "nakarnya pakai gelas apa?", "pakai cup magicom bisa?", "1 cup berapa gram?", simak penjelasan saya berikut ini.

Saya tidak pakai gelas saat menakar bahan-bahan, yang saya maksudkan dengan cup saat saya posting adalah measuring cups untuk baking seperti ini. Cups yang saya pakai ukuran standard USA ya, ada juga cups ukuran Australia tapi saya tidak akan membahasnya karena saya tidak pakai cups tersebut. Cups ini berbeda dengan cup magicom, kalau tidak salah cup magicom volumenya hanya 200ml, sedangkan measuring cup untuk baking 1 cupnya bervolume 240ml.

Takaran cups merupakan takaran volume, bukan berat. Baik bahan padat maupun cair, yang ditakar oleh cup adalah volumenya. Di measuring cups tertera ukuran milliliter, itu untuk menakar bahan cair.







Takaran cups adalah sebagai berikut:
  • 1 cup = 240ml
  • 1/2 cup = 120ml
  • 1/3 cup = 80ml
  • 1/4 cup = 60ml
Jika Anda tanya berapa beratnya, setiap bahan punya massa jenis berbeda (ingat pelajaran fisika dasar??). Sama-sama terigu bisa jadi beratnya berbeda walaupun sama-sama bervolume 1 cup. Sama-sama gula tapi beda wujud fisik juga berbeda beratnya meskipun sama-sama bervolume 1 cup.

Bingung?? Saya kasih contoh deh...

Misalnya begini:

  • 1 cup terigu produk Indonesia beratnya 140gr, sedangkan 1 cup terigu produk Amerika beratnya sekitar 120gr
  • 1 cup gula pasir beratnya sekitar 200-225gr, sedangkan 1 cup gula halus beratnya sekitar 110gr

Paham ya sampai disini?

Kalau mau tau daftar lengkap berat bahan baku yang diukur pakai cups, silahkan cari sendiri ya. Kalau Anda tanya saya, "1 cup chocochips berapa gram?", kemungkinan besar saya jawab tidak tahu karena saya tidak pernah menimbang chocochips, langsung saya masukkan ke measuring cups saja.

Kalau ada yang penasaran, lebih baik menakar pakai timbangan atau measuring cups, jawabannya pakai timbangan, timbangan digital mengukur berat bahan lebih akurat. Alasan saya pakai measuring cups untuk kepraktisannya & lebih hemat waktu, tapi kadang saya pakai timbangan juga ko untuk bahan tertentu yang memang butuh ditimbang.


Oct 18, 2015

How To Double Boil

Untuk yang suka bikin brownies atau coklat praline, ini cara double boil coklat. Cukup sediakan 2 buah panci dengan ukuran yang tidak jauh berbeda, air secukupnya, dan yang pasti harus punya kompor yang bisa dipakai ya.


Sesuai instruksi pada gambar di atas, harap diingat, jangan sampai air di panci bawah menyentuh pantat panci yang di atasnya.

Semoga bermanfaat

Jun 4, 2015

Pan Grease - Olesan Anti Lengket Untuk Loyang

The amazing pan grease!

Have you ever gotten so frustrated because the cake you bake won't come out of the pan even when you already brushed the pan with butter before pouring the batter in? Run out of baking parchment or aluminum foil? Simply want to cut you expenses a tiny bit? Well... this one is for you!

Pan Grease
Mix shortening, vegetable oil, and flour (one part each). Yup, that's it!

Sometimes, something really simple can bring a bunch of questions anyway, so please read this post completely.

MEASUREMENT
As I said, one part each. We're talking about volume here, not weight, so don't waste your time trying to weigh each ingredient. See example below:
  • 1 Tbsp flour + 1 Tbsp shortening + 1 Tbsp vegetable oil
  • 1C flour + 1C margarine + 1C vegetable oil
  • 1 bucket flour + 1 bucket butter + 1 bucket vegetable oil

SHORTENING & OIL
  • It's totally up to you if you want to use some shortening, margarine, or butter.
  • It's also completely up to you to choose what kind of vegetable oil you want to use. Be it coconut oil, canola oil, or sun flower oil, etc.

MIXING METHOD
  • Again I leave it up to you. You can use either spoon, fork, a blender or a mixer. As long as you can mix all the ingredients and turn them into a really thick paste (kind of like a mayonnaise), we're absolutely good here.

STORAGE
  • Keep it in a clean container with the lid on, put it in the fridge. Shelf life: around 6 months.
  • You can also keep it in room temperature, but I'm afraid you'll have to mix it again as the oil might separate itself from the paste. I'm not sure about it's shelf life if you keep it in room temperature, it depends on where you live (talking about different seasons and climate here).

HOW TO USE
  • Take a dollop of it, drop in a pan/tray you use for baking, smear all over using a brush. Don't dip the brush directly into pan grease's container. Don't hesitate to smear it really well and not too thin for maximum result.
  • When your cake (or anything you bake) is done, let it sit in the pan for around 5 minutes before you flip the pan to release it. Continue cooling on a wire rack.

[BAHASA INDONESIA]
WARNING: Artikel yang versi Bahasa  Indonesianya memang agak ngeselin, jadi harap sabar bacanya ya haha.

Hobby baking atau bahkan bakulan kue & sering mengalami cake/roti lengket di loyang walaupun sudah dioles mentega? Tinggal di daerah yang sulit untuk mencari baking spray atau pan grease pabrikan? Stock baking parchment atau aluminum foil habis? Sekedar ingin berhemat & mengurangi resiko kerugian akibat cake yang rusak? ini solusinya!

Pan Grease (Semir Loyang/Anti Lengket)
www.recipesbyrina.com
Campur rata shortening + minyak nabati + terigu dengan perbandingan volume 1:1:1

That's it! Mudah kan?:)

Eitz... Saya yakin, meskipun resepnya super mudah begitu, PASTI tetap akan ada banyak pertanyaan yang bikin kepingin nangis sambil makan bakso 2 mangkok (saking frustrasinya dapat pertanyaan ajaib, sampe laper gitu), maka... tolong baca penjelasan di bawah ini sampai selesai ya, sampai mentok di ujung biar kita sama-sama enak *halaaah*

TAKARAN:
Ini takarannya VOLUME, ingat ya VOLUME, BUKAN BERAT, jadi tidak usah rempong buang-buang waktu & nyusahin hidup sendiri dengan mengukur berat bahannya. Jujur deh, mikirin berat badan sendiri saja bikin pusing kan?  Apalagi ditambah mikirin berat bahan-bahan pembuat pan grease ini *ehhh curhat*

Ok, begini cara menakarnya:
  • 1 sdm terigu + 1 sdm shortening + 1 sdm minyak
  • 1 cup terigu + 1 cup margarin + 1 cup minyak
  • 1 ember terigu + 1 ember mentega + 1 ember minyak
Gampang ya? Ngerti kan?

Bagi sebagian orang, cukup baca sampai disini saja sudah manggut-manggut sambil elus janggut karena mengerti. Bagi ibu-ibu yang tidak punya janggut bisa juga manggut-manggut sambil elus-elus jem... jem... uhmmm... jem... hadduhuh jem... JEMURAN! ya, sambil elus-elus jemuran terus dilipat ya buuu! Sebagian lagi pasti masih mumet ndase mikirin "apa itu shortening?", "margarinnya merek apa?", "kenapa gw masih jomblo padahal mantan gw udah ada yang kawin-cerai 2x?", sebagian lagi bertanya-tanya "kalau bikin yang takaran seember, embernya warna apa ya? Embernya punya siapa? Beli ember di apotek ada ngga ya? Ihhhh emberan lho bo aqiqa bingung cyiiiiiin". Nah... yang masih kurang jelas, yuk mariiii kita lanjutkan membaca.

SHORTENING:
  • Bisa pakai shortening (mentega putih), margarin, atau mentega. Pakai yang mana saja wesss, terserah sampean, sumpah terserah aja, semua bisa. Tidak usah galau menentukan pilihan seperti terjebak dalam cinta segi empat segala sampai bikin status di BBM "mana yang harus kupilih diantara 3 yaaa?". Sesuaikan budget & ketersediaan bahan saja, ok.
  • Terserah juga mau pakai merek apapun, yang curah beli di pasar dekat rumah atau yang import dari Prancis yang dijual di supermarket besar semua bisa. Bedanya apa? Masa' gatau sih, kalau belinya di supermarket ya sekalian numpang ngadem laaah, kan pasti berAC tuh supermarketnya. Kalau kata si Upin & Ipin "ishhh ishh cam itupun korang tak paham..."

MINYAK:
  • Terserah juga mau pakai minyak kelapa, minyak canola, atau minyak bunga matahari,  sesuaikan saja, yang penting edible & tidak kadaluarsa.
  • Jangan pakai minyak wangi lho ya, apalagi kalau tidak biasa, nanti ada yang cemburu & curiga *oops mendadak dangdut, maklum baru pulang kondangan*
  • Jangan so' irit pakai minyak dari kulit wajah juga, apalagi minyak rem atau minyak telon! Sungguh ter-laaaa-luuuu ini sih.

TERIGU:
  • Pokoknya tepung terigu. Ga usah ribet sampai galau mikirin tingkat protein & mereknya, yang penting belum kadaluarsa dan ga ada ulatnya.
  • Ayak dulu terigunya supaya lebih yakin. Hahh?? Apa? Belum punya ayakan? ya beli lahhhh, jangan nunggu menang undian dari bungkus kuaci heehee. Kalau diayak mulus ya sukur, kalau ada kutu/ulatnya ya dibuang, jangan lupa bilang "ihhh geli... ihhh jijik... hiyyy" diulangi 3x sambil goyang-goyang pundak naik-turun.

CARA MENCAMPUR:
  • Terserah mau diaduk pakai garpu, dimixer, atau diblender. Pilih salah satu saja, jangan lebai setelah diblender terus dimixer dan diaduk pakai garpu juga, itu ngotorin perabotan namanya. Pokoknya campur rata jadi pasta bertekstur mirip mayonnaise.
  • Mixernya pinjam mertua atau tetangga juga boleh. Nih saya kasih tips meminjam yang baik deh sekalian: minta izin yang sopan, jangan judes, nanti ga dikasih pinjam lho. Cuci bersih dan kembalikan lagi setelahnya ya, jangan pura-pura lupa sampai 3 bulan apalagi sampai dijual ke orang lain, itu kurang ajar namanya. Jangan lupa bilang terimakasih.

CARA MENYIMPAN:
  • Simpan hasilnya di wadah kedap & disimpan di rak chiller kulkas untuk menghindari berpisahnya minyak (tahan sampai 6 bulan). Kasihan kan kalau terigu & minyaknya berpisah,  nanti mereka nyanyi "berpisah denganmu....." :(
  • Disimpan di suhu ruang juga boleh tapi ada kemungkinan nanti harus diaduk-aduk lagi. Kalau ini, gatau tahan berapa lama, tergantung kondisi rumah masing-masing, kan Anda tinggal di negara dengan iklim & cuaca berbeda.
  • Ngga usah dititip di tetangga segala, ribed lah nanti kalau mau baking harus ngambil dulu ke rumah tetangga, siapa tahu pas kita butuh malah orangnya ga ada di rumah.
  • Ini biasanya yang masih single nih, mentang-mentang tetangga sebelah punya anak ganteng/cantik, mulai deh cari-cari alasan untuk bisa kenalan, kalau ga salah istilahnya tuh WEDUS (weleeeeh modus!). Eh tapi lucu juga ya, 15 tahun dari sekarang ada anak bertanya "papa dulu pacaran sama mama gimana ceritanya?", lalu si papa menjawab "mama kamu nitip semir loyang di rumah papa, terus kita jadi bikin kue bareng, ehhh berasa ada yang nyetrum-nyetrum gitu...", si anak bertanya lagi "chiyeee nyetrum-nyetrum jatuh cinta gitu ya?", si papa langsung menyanggah "ooooo bukan... waktu itu ovennya rusak, jadi nyetrum-nyetrum gitu sampe rambut mama kamu jadi jabrik, nahhh kebeneran papa suka banget tuh sama cewek yang rambutnya jabrik, akhirnya mama kamu suka sengaja megang oven korslet itu supaya jadi jabrik dan menarik perhatian papa". Lalu si anakpun menyesal telah bertanya.

CARA MENGGUNAKAN:
  • Ambil pakai sendok bersih dari wadahnya, tuang ke loyang, lalu gunakan kuas untuk menyemir loyang. Gerakannya kiri-kanan, atas bawah, atau memutar, semua boleh, makin banyak variasi gerakan makin asyik lah yaaa...  anggap aja lagi latihan zumba 
  • Jangan mencelup kuas langsung ke wadah apalagi nyelupin jari sendiri terus dijilat! Jorki ih...
  • Mengolesnya jangan pelit ya, agak tebal sedikit ga apa-apa.
  • Oh, meskipun serupa krim pemutih tapi jangan coba-coba dioleskan ke wajah, nanti bukannya mulus malah wajahnya jadi mirip bolu kukus mekar lho. Jangan dipakai buat luluran juga, nanti malah jadi mirip bolu gulung.

SETELAH CAKE/ROTI MATANG:
  • Seperti biasa diamkan dulu 5 menitan, setelah itu barulah dikeluarkan/dibalik. Loyangnya saja yang dibalik, Anda tidak perlu ikut-ikutan jungkir balik, apalagi sampai koprol sambil bilang wow. Bahaya tuh koprol di dapur, nanti panci & piring kesenggol, pecah, gedumbrang... krepek... prang...  jedugggg auwww wadawww (yang terakhir suara Anda kejeduk meja makan)
  • Cake & roti tidak akan bandel lagi, lebih muluuuus karena rajin facial... ehhhh karena mudah lepas saat loyang dibalik. Bisa lanjut cooling di wire rack dehhh sebelum dihias.

Sudah direvisi lebih dari 10x nih dengan penjelasan super lengkap dan agak koplak. Harap dibaca dengan teliti & pakai logika, kalau perlu dibaca 3x sehari disertai minum segelas air dan perbanyaklah makan sayur & buah.

Hush! Stop dulu cekikikannya, daritadi ketawa sampai hidungnya kembang-kempis begitu. Ingat ngga ini sebenarnya postingan tentang apa? Kalau lupa, hayo baca lagi dari awal, palingan nanti lupa lagi.

Silahkan klik tombol like & share  (sukai & bagikan) dibawah postingan ini untuk menyimpan informasi ini dan berbagi dengan orang lain. Jangan dicopy-paste & diupload ulang ya, nanti kualat lho.

Rina Laurence
Tips & resep: www.recipesbyrina.com